Wednesday, 21 August 2019 - Konsultan Spiritual dan Seputar Dunia Mistik
Home » Konsultasi » Cara Buka Aura Alami di Air Terjun Petilasan Dayang Sumbi
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
Jumlah Nama Barang Total
0 Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

Cara Buka Aura Alami di Air Terjun Petilasan Dayang Sumbi

Ditambahkan pada : January 10th, 2018
*Harga Hubungi Kami
Stock :
Kode Produk :
Dilihat : 21 kali
Kategori : Konsultasi
Bingung Cara Pemaharan/ Pemesanan?
Customer Service Dunia Mistik.Com siap melayani dan membantu Anda.

Cara Buka Aura Alami di Air Terjun Petilasan Dayang Sumbi

Cara Buka Aura Alami di Air Terjun Petilasan Dayang Sumbi – Di daerah Jawa Barat tepatnya di Gunung Gede Pangrango kabupaten Cianjur, terdapat sebuah curug yang dinamai dengan Curug Cibeureum. Curug ini mungkin tak asing lagi di telinga kita karena curug ini merupakan ikon pariwisata di tanah Cianjur. Daya tarik dari curug ini adalah terletak pada pemandangannya yang mana sepanjang jalan menuju curug ini disuguhi dengan kesejukan perkebunan teh yang amat asri dan memukau karena kehijauan pemandangannya.

Para pengunjung mengaku bahwa ketertarikan mereka untuk mengunjungi wisata alam tersebut adalah bukan hanya karena kesejukan dan keindahan pemandangan alamnya namun juga karena mitos yang beredar di tempat wisata nan indah tersebut. Dimana di tempat ini diyakini bisa melakukan Buka Aura Secara Alami. Curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut membuat para wisatawan disarankan untuk mengunjungi curug pada pagi hari karena pada siang sampai sore hari hujan akan turun, membuat jalanan setapak menuju curug becek dan licin.

Tiga Air Terjun Sebagai Tempat Buka Aura Secara Alami

Cara Buka Aura Alami di Air Terjun Petilasan Dayang Sumbi – Terdapat tiga air terjun di curug ini yaitu air terjun Cibeureum sebagai air terjun utama, dan dua lainnya yang lebih kecil adalah air terjun Cidendeng dan Cikundul. Dalam bahasa sunda, kata cibeureum berarti merah yang mana nama ini konon diambil dari warna dinding curug yang berwarna merah. Mitos yang beredar di kawasan ini adalah adanya tuah yang membuat manusia bisa awet muda dengan melakukan Buka Aura Secara Alami.

Buka Aura Secara Alami sebagai obat awet muda yang dimiliki oleh curug nan menawan ini tak lepas dari peran serta makhluk gaib, seorang putri cantik yang dikenal dengan nama Dayang Sumbi. Wanita yang amat terkenal akan kecantikannya dalam cerita Sangkuriang ini menjadi tokoh melegenda sebagai ikon kecantikan wanita Sunda. Menurut masyarakat cianjur,curug ini merupakan tempat pemandian yang amat disukai oleh Dayang Sumbi sehingga tak heran disini timbul mitos bahwa dengan mandi di curug ini kecantikan dan daya pikat akan tumbuh.

Berdasarkan legenda yang beredar bahwa setiap kali mandi di tempat ini, Dayang Sumbi menggosok tubuhnya dengan batu yang ada di curug tersebut. Saat sebagian tubuh Dayang Sumbi terbuka, tubuhnya memancarkan cahaya yang mempesona hingga memantul ke lokasi ini. Bahkan air sungai yang keruh pun menjadi bening. Bahkan kotoran (daki) dari kulit Dayang Sumbi pun beraroma wangi dan menjadi rebutan bagi para ikan. Inilah cara Buka Aura Secara Alami yang diajarkan Dayang Sumbi dan dilestarikan hingga saat ini.

Terkelupasnya kotoran dari kulit inilah yang membuat Dayang Sumbi tetap cantik dan awet muda. Dengan ini maka menurut masyarakat, bagi siapapun yang mandi dan membasuh tubuhnya dengan air di curug ini maka aura tubuhnya akan keluar. Hal ini lah yang membuat tempat ini dikeramatkan dan dijadikan tempat untuk mencari pengasihan, tempat Buka Aura Secara Alami dan karisma obat awet muda.

Pemandian Dayang Sumbi di Tangkuban Parahu

Cara Buka Aura Alami di Air Terjun Petilasan Dayang Sumbi – Gunung Tangkuban Parahu, sering dieja Tangkuban Perahu adalah gunung di tlatah Pajajaran yang melegenda. Jika dari Bandung cukup 20km ditempuh ke arah utara. Setelah lulus macet di Jalan Setiabudhi lurus saja ke arah Lembang. Kemudian melewati pasar Lembang ada pertigaan ambil kiri arah Subang. Jalan masuk ke areal wisata kawah ini sangat rindang ditutupi daun-daun jarum Pinus meksiko (Pinus merkusii) dan juga kebun teh (Camelia sinensis) di sekitarnya.

Uniknya gunung ini adalah anda dapat memarkir mobil persis di depan kawah Ratu. Sebenarnya Tangkuban Perahu memiliki banyak kawah namun yang paling terkenal dan sering dikunjungi orang adalah kawah Ratu.

Di kawah ini anda dapat menyaksikan lapisan batu seperti bentangan elips raksasa yang berlapis-lapis seperti kue lapis surabaya. Bagian paling bawah adalah sisa letusan zaman purba, kemudian di atasnya lapisan sisa letusan periode berikutnya. Konon gunung ini telah ada sejak 100 ribu tahun yang lalu dan masih aktif hingga sekarang. Buktinya sampai saat ini masih rutin menyemburkan uap panas, belerang dan gas.

Suhu di areal ini berkisar 17 derajad C sangat sejuk. Anda dapat menikmati pesona kawah Ratu  yang tak henti menyemburkan uap panas dengan berjalan mengelilingi bibirnya ke arah pasar souvenir. Di pasar ini tersedia aneka macam souvenir baik yang standar daerah wisata seperti kaos dan syal bertulis Tangkuban Perahu atau yang unik seperti Angklung dan kerajinan dari kayu Pakis.

Berbekal membaca cerita rakyat Sangkuriang, konon katanya si jelita Dayang Sumbi sering mandi di curug Cikahuripan. Menurut plang di sekitar pasar souvenir, letak curug ini lurus saja melewati jalan setapak yang diteduhi gerombolan pohon Catingi (Vaccinium varinglaefolium). Kata bapak penjual yang ada di situ jaraknya cuma 1 km.

Setelah berjalan beberapa lama ternyata jalanan terpecah dua yang arah kiri menuju Kawah Upas dan kanan menuju air Cikahuripan. Penasaran seperti apa ya curug yang menjadi favorit Dayang Sumbi ini. Mulai di sini trek agak naik namun jangan khawatir di sisi kiri jalan setapak telah dipasangi pagar. Sudah terbayang olehku betapa bening dan segarnya curug itu. Dan pasti si Dayang Sumbi itu senang dengan curug ini lantaran diteduhi Pakis-pakis (Polysitihum setiferum) hijau daunnya dan coklat rantingnya sehingga sinar matahari hanya temaram saja terpantul air curug. Sungguh mistis.

Namun alangkah kagetnya setelah terengah-engah sampai di tempat yang disebut air kramat Cikahuripan ini. Kulihat sebuah kubus kayu usang bersisi 30 cm. Umumnya disamping kotak kayu ini dijaga oleh seorang yang memegang tumpukan uang ribuan. Terdapat tulisan putih yang sudah mulai kusam. Namun masih jelas dapat terbaca : Mandi-Kencing Rp1.000,-.  Ternyata setelah berjalan sampai di sini yang kudapati adalah sebuah Toilet umum.

“Memang benar nak,” begitu kata bapak tua penjaga Goa di seberang toilet ini. “Dahulu memang Tangkuban Perahu memiliki mata air dan air terjun (curug) namun karena longsor yang terjadi sekitar tahun 2005 membuat curug ini tak dapat ditemui lagi tetapi sumber airnya masih dapat ditemui di sebuah toilet umum tepat di depan gua”.

Cara Buka Aura Alami di Air Terjun Petilasan Dayang Sumbi, cara membuka aura positif pada diri sendiri, cara membuka aura jodoh, cara mengeluarkan aura ketampanan, cara membuka aura pengasihan, kumpulan doa buka aura, doa membuka aura rezeki, cara membuka aura sendiri di rumah, cara membuka aura jodoh menurut islam

KONTAK KAMI ( Fast Respond )
*Kami siap melayani Anda dengan sepenuh hati!
Telp/SMS : +628 222 639 9595
WhatsApp : +628 222 639 9595
BBM : D255A767
Via Yahoo Messenger :

Tulis komentar Anda tentang Cara Buka Aura Alami di Air Terjun Petilasan Dayang Sumbi