Wednesday, 14 April 2021 - Konsultan Spiritual dan Seputar Dunia Mistik
Home » Keilmuan » Kisah Mistik Sejarah Minak Jinggo
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
Jumlah Nama Barang Total
0 Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

Kisah Mistik Sejarah Minak Jinggo

22 September , 2016 , Category : Keilmuan
Kisah Mistik Sejarah Minak Jinggo

Kisah Mistik Sejarah Minak Jinggo

Kali ini kita akan membahas kisah Minak Jinggo dan Kerajaan Blambangan. Ada sejumlah versi cerita yang mengisahkan putra Blambangan yang satu ini. Tapi kali ini kita akan mencoba membahas salah satu versi yang diyakini penulis sebagai versi yang paling mendekati kebenaran sejarah dari beberapa sumber di internet.

Awal cerita bermula di istana kerajaan Majapahit dimana Ratu Suhita yang bergelar Ratu Ayu Kencono Wungu merasa resah akan serangan-serangan Kebo Marcue. Kebo Marcuet sendiri digambarkan sebagai mahluk manusia berkepala kerbau yang sakti dan tak terkalahkan. Sudah dicoba untuk membunuhnya dengan mengirimkan banyak pasukan, namun Majapahit tidak juga berhasil memusnahkan Kebo Marcuet.

Minak jinggo, cerita damar wulan, blambangan, blambangan motor, umbul umbul blambangan, pura blambangan, raja blambangan, blambangan umpu, hindu di jawa, sejarah minak jinggo, legenda damar wulan, minak jinggo blambangan, makam minak jinggo, cerita damarwulan dan minakjingga, tari minak jinggo, minak jinggo dan damarwulan, pusaka minak jinggo, cerita legenda damarwulan, minak jinggo banyuwangi, cerita minakjinggo, cerita legenda damar wulan, sejarah minakjinggo

Raden Ayu Kencana Wungu sebagai ratu mengambil tindakan menggelar sayembara jikalau barang siapa yang mampu membunuh Kebo Marcuet akan mendapatkan hadiah diperbolehkan mempersunting Ratu Ayu dan menjadi Raja Majapahit. Sayembara dengan hadiah menggiurkan ini hingga di telinga Adipati Blambangan Bhre Wirabumi yang bergelar Minak Jinggo dan saat itu juga Minak Jinggo memutuskan untuk mengikuti sayembara tersebut.

Dengan Gadha (pentungan) Wesi Kuning-nya (besi kuning), Minak Jinggo berhasil mengalahkan Kebo Marcuet. Diceritakan pula jika siapapun yang dihadapkan pada gadha Wesi Kuning milik Minak Jinggo akan lemas dan ambruk dengan mudahnya. Meskipun begitu, Kebo Marcuet juga ternyata memiliki kesaktian sehingga mampu melukai beberapa bagian tubuh Minak Jinggo sehingga Minak Jinggo yang awalnya tampan rupawan menjadi cacat buruk rupa.

Melihat rupa fisik Minak Jinggo yang telah buruk itu Ratu Suhita atau Kencana Wungu ingkar janji dengan menolak pinangan Minak Jinggo. Tentu saja kondisi ini membuat Minak Jinggo marah dan melakukan penyerangan untuk mendapatkan haknya mempersunting Putri Ayu dan menjadi Raja Majapahit. Untuk menghadapi Pemberontakan Adipati Blambangan, Ratu Ayu kembali menggelar sayembara, barang siapa yang bisa membunuh Bhre Wirabumi atau Minak Jinggo akan diperkenankan mempersuntingnya dan menjadi raja di Majapahit.

Seorang pemuda bernama Dharma Sasongko yang selanjutnya sering disebut sebagi Damar Wulan adalah pemuda tampan yang bertugas mengurusi kuda-kuda Patih Lohgender, patih Majapahit masa itu. Dua putra Mahapatih tidak menyukai Damar Wulan, Layang Seto dan Layang Gumitir justru cendrung memusuhi dan sering melecehkan Damar Wulan karena iri dengan ketampanan dan ketenarannya. Patih Lohgender juga mempunyai seorang putri bernama Anjasmoro yang menyukai Damar Wulan. Patih Lohgender sendiri lebih cendrung membela dua putranya karena Patih juga ingi dua putranya tenar dan menjadi kebanggaan Majapahit.

Layang Seto dan Layang Gumitir semakin membeci Damar Wulan ketika mendengar Damar Wulan diutus Ratu Ayu untuk pergi ke Blambangan dan membunuh Minak Jinggo karena itu berarti Damar Wulan mempunyai potensi untuk bisa mempersunting Rata Ayu nantinya dan menjadi raja Majapahit. Damar Wulan akan semakin cemerlang sedangkan mereka berdua harus tunduk kepada pemuda yang selama ini mereka lecehkan. Maka mereka membangun rencana untuk menjegal langkah Minak Jinggo.

Sudah terkenal ke seantero negeri tantang kehebatan Gadha Wesi Kuning Minak Jinggo, tahu akan hal itu Damar Wulan mendekati kedua selir Minak Jinggo yang bernama Dewi Wahita dan Dewi Puyengan yang mana keduanya dikisahkan berasal dari keluarga ningrat masing-masing di Bali. Lantaran ketampanan, keramahan dan sikapnya yang mempesona, akhirnya Dewi Wahita mau diminta mencuri Gadha Wesi Kuning Minak Jingga dan memberikannya kepada Damar Wulan dengan perjanjian yang sudah disetujuai semua pihak berupa Damar Wulan akan menikahi Dewi Wahita dan Dewi Puyengan setelah mengalahkan Minak Jinggo nantinya.

Sangat bisa ditebak bahwa Damar Wulan jadi tak terkalahkan dengan Gadha Wesi Kuning di tangannya. Minak Jinggo mati di tangannya, lalu Damar Wulan memenggal kepala Minak Jinggo untuk dibawa ke Majapahit dan dijadikan sebagai bukti kepada Ratu Ayu bahwa dirinya telah berhasil membunuh Minak Jingga.

Di dalam perjalanan, di sebuah gunung, Damar Wulan dihadang Layang Seto dan Layang Gumitir dengan tujuan merebut kepala Minak Jinggo. Maunya kalau Layang Seto dan Layang Gumitir berhasil membunuh Damar Wulan dan merebut kepala Minak Jinggo, keduanya bisa menghadap Ratu Ayu dan mengaku bahwa mereka yang telah membunuh Minak Jinggo dengan bukti kepala Minak Jinggo yang ada di tangan mereka sehingga salah satu dari mereka akan mempersunting Ratu Ayu dan menjadi Raja di Majapahit.

Tetapi khayalan indah itu tidak pernah menjadi kenyataan, yang ada justru Layang Seto dan Layang Gumitir mati di tangan Damar Wulan di atas gunung itu. Kini gunung tempat mereka bertiga berduel saling membunuh biasa disebut Gunung Gumitir karena Layang Gumitir mati di sana. Gunung Gumitir sendiri merupakan perbatasan antara Banyuwangi dan Jember.

Pada akhirnya Dharma Sasongko atau Damar Wulan menjadi Raja Majapahit, menikahi Ratu Ayu Suhita atau Ratu Ayu Kencana Wungu, Menikahi Anjasmoro, Menikahi Dewi Wahito dan Dewi Puyengan.

penelusuran terkait: Kisah Mistik Sejarah Minak Jinggo, sejarah minak jinggo blambangan, sejarah minak jinggo banyuwangi, sejarah prabu minak jinggo, besi kuning minak jinggo, minak jinggo wikipedia, makam minak jinggo, minak jinggo langit kresna, patung minak jinggo

Incoming search terms:

  • patung minak jinggo
  • minak jinggo wikipedia
  • kisah minak jinggo

Jual Keris Berkhodam Bertuah Ampuh Sepuh Kuno

29 August , 2019 , Kategori : Uncategorized
Jual Keris Berkhodam Bertuah Ampuh Sepuh Kuno

Jual Keris Berkhodam Bertuah Ampuh Sepuh Kuno... baca selengkapnya

5 Keris Legendaris Paling Banyak Dicari

21 August , 2019 , Kategori : Uncategorized
5 Keris Legendaris Paling Banyak Dicari

5 Keris Legendaris Paling Banyak Dicari.... baca selengkapnya

3 Jenis Keris Yang Memiliki Tuah Penarik Rejeki

19 August , 2019 , Kategori : Uncategorized
3 Jenis Keris Yang Memiliki Tuah Penarik Rejeki

3 Jenis Keris Yang Memiliki Tuah Penarik Rejeki 1. Keris Pamor Udan Mas Sejatinya, pamor udan mas merupakan pamor rekan (rekaan/ sengaja dibuat). Motif ini dibuat lewat teknik mlumah, dengan dasar pamor beras utah. Terkadang dalam proses pembuatan keris... baca selengkapnya

3 Keris Pusaka Yang Wajib Dimiliki Orang Jawa

19 August , 2019 , Kategori : Uncategorized
3 Keris Pusaka Yang Wajib Dimiliki Orang Jawa

3 Keris Pusaka Yang Wajib Dimiliki Orang Jawa Keris Bagi Orang Jawa Keris merupakan senjata pusaka dalam budaya Jawa yang sudah digunakan sejak lebih 600 tahun yang lalu. Senjata keris ini diyakini berasal dari Pulau Jawa sekitar abad ke-9... baca selengkapnya

Ramalan Zodiak Minggu Ini 2017

5 December , 2017 , Kategori : Keilmuan
Ramalan Zodiak Minggu Ini 2017

Ramalan Zodiak Minggu Ini 2017 Ramalan Zodiak Hari Ini ARIES Umum Jangan abaikan cuaca jika tak ingin gampang sakit. Keluarga memberi banyak kebebasan bukan berarti kamu bisa sembarangan. Bijaklah mengambil keputusan. Love Single: Tak ada yang bisa mengganggu kenyamananmu.... baca selengkapnya