Wednesday, 13 November 2019 - Konsultan Spiritual dan Seputar Dunia Mistik
Home » Uncategorized » 3 Keris Pusaka Yang Wajib Dimiliki Orang Jawa
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
Jumlah Nama Barang Total
0 Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

3 Keris Pusaka Yang Wajib Dimiliki Orang Jawa

19 August , 2019 , Category : Uncategorized

3 Keris Pusaka Yang Wajib Dimiliki Orang Jawa

Keris Bagi Orang Jawa

Keris merupakan senjata pusaka dalam budaya Jawa yang sudah digunakan sejak lebih 600 tahun yang lalu. Senjata keris ini diyakini berasal dari Pulau Jawa sekitar abad ke-9 yang lampau. Hingga abad ke-14, keris juga masih menjadi lambang kebesaran banyak kerajaan di Nusantara, tidak hanya di Pulau Jawa saja. Raja-raja di Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, hingga Pulau Sulawesi juga menjadikan keris sebagai lambang kedaulatannya.

Selain sebagai tanda kehebatan seorang raja, dulunya keris juga menjadi alat untuk mempertahankan diri. Bahkan, dalam setiap peperangan, seorang raja ataupun panglima pasti memiliki keris andalan untuk bisa mengalahkan musuh, ataupun dalam menaklukkan kerajaan lain. Banyak yang keris memiliki kekuatan gaib dan kesaktian mandraguna, sehingga menjadikan sejarahnya sangat terkenal, berkat makna keris yang dimilikinya tersebut.

3 Keris Pusaka Yang Wajib Dimiliki Orang Jawa Adalah

Orang laki-laki jawa jaman duhulu, untuk menunjukan kejawaannya haruslah memiliki sebuah ageman pusaka keris. Orang jawa minimalnya paling sedikit harus memiliki  3 keris ageman yang dirawat dan dimilikinya, baru bisa dikatakan orang jawa yang njawani. 3 keris pusaka tersebut antara lain adalah sebagai berikut;

1. Keris Tilam Upih

Keris Tilam Upih adalah Keris lurus dengan ricikan sederhana yang terdiri dari pejetan, gandhik polos, memakai tikel alis, gonjo polos, dan tidak memakai greneng. Dalam terminologi Jawa Tilam Upih memiliki makna tikar yang terbuat dari anyaman daun untuk tidur pada jaman dulu yang di ibaratkan untuk menunjukkan ketenteraman keluarga atau rumah tangga.

Oleh karena itu, banyak sekali pusaka keluarga berdapur Tilam Upih yang diwariskan secara turun-temurun. Hal ini menunjukkan adanya harapan dari para orang tua agar anak cucunya nanti dapat memperoleh ketenteraman dan kesejahteraan dalam hidup berumah tangga. Para orang tua jaman dulu akan memberikan pusaka keluarga berupa Keris dapur Tilam Upih secara turun temurun kepada anak-anaknya yang telah menikah. Artinya mereka memiliki harapan dan sebagai perwujudan do’a kepada Tuhan agar kehidupan rumah tangga anak-anaknya selalu tenteram dan berkecukupan.

Keris Tilam Upih juga disebut sebagai Ibu dari semua Keris, bahkan konon Kanjeng Sunan Kalijogo juga pernah menyarankan kepada para pengikut Beliau bahwa Keris pertama untuk dimiliki adalah Keris Tilam Upih.

2. Keris Brojol

Ada dua versi bentuk dapur Brojol. Pertama, panjang bilahnya hanya sekitar 15-19 cm, bilahnya tipis, rata dan biasanya merupakan keris kuno. Pejetan yang ada di bagian pangkal bilah hanya samar-samar saja. Gandiknya polos dan tipis.

Kadang-kadang memakai ganja iras. Kadang-kadang pula pada bilahnya ada lekukan-lekukan dangkal, seolah lekukan itu bekas pijitan jari tangan.

Keris Brojol sering disalahkaprahkan dengan sebutan keris dapur Sombro. Padahal Sombro adalah nama empu wanita dari zaman Pajajaran. Kebetulan keris dapur Brojol ini memang sama bentuknya dengan keris-keris buatan Nyi Sombro.

Jenis yang kedua, ukuran panjang bilahnya sama dengan keris biasa, sekitar 30 sampai 35 cm. Gandik-nya polos, pakai pejetan. Keris ini tanpa tanpa tikel alis dan tanpa ricikan lainnya.

Keris pusaka brojol merupakan salah satu jenis keris yang dipercaya dapat mempelancar lahirnya cabang bayi sehingga tidak heran keris brojol ini sering digunakan dan dimiliki oleh orang yang berprofesi menjadi dukun bayi atau paraji. Namun, pada kenyataannya tidak hanya para dukun bayi saja yang memiliki keris pusaka brojol ini melainkan banyak orang diluar profesi tersebut yang memiliki keris pusaka ini walaupun pada dasarnya mereka bukan keturunan dukun bayi.

Sama halnya seperti keris pusaka pada umumnya, keris brojol juga merupakan salah satu karya buatan yang mempunyai kekuatan spiritual terutama dalam bentuk ajaran-ajaran hidup. Brojol memang identik dengan kelahiran cabang bayi didalam perut. Keris berdhapur brojol merupakan simbol dari kelahiran bayi bukan sebagai proses kelahiran itu sendiri melainkan ditujukan pada kesucian cabang bayi yang baru saja dilahirkan yaitu sebagai fitrah manusia.

3. Keris Kebo Lajer

Keris Mahesa Lajer juga disebut Kebo Lajer mempunyai ricikan Gandik lugas panjang, pejetanlajeng, gula milir.

Mahesa Lajer adalah salah satu dapur keris yang popular di Pulau Jawa, terutama di kalangan masyarakat di daerah pertanian.Sebagian pecinta keris percaya bahwa keris berdapur Kebo Lajer mempunyai tuah yang dapat membantu penghidupan para petani. Tuah keris itu antara lain menyuburkan tanaman, sehingga panennya berhasil; menolak hama tanaman; menolak wabah penyakit ternak. Ternaknya bisa diharapkan berkembang biak dengan cepat.

Selain itu ada juga sebagian keris dapur Kebo Lajer yang konon dapat menolak wabah penyakit. Karena kepercayaan akan tuah Kebo Lajer ini. Pada zaman dulu keris ini juga dimiliki oleh para pengreh praja, semisal lurah, wedana, atau bupati, karena percaya bahwa tuan keris dapur Kebo Lajer itu dapat melindungi daerah kekuasaannya dari serangan hama tanaman dan wabah penyakit ternak.

Alam selalu mengajarkan kearifan. Itu sebabnya para Pujangga, orang-orang Bijak sampai ke para Empu kerap melekatkan simbol-simbol alam itu di dalam berbagai karya mereka. Kebo (Kerbau) adalah hewan yang dihormati di tanah jawa, karena kerbau sebagai lambang pondasi negara agraris (pertanian). Kerbau juga disimbolkan sebagai tokoh pengajaran moral dan budi pekerti dalam masyarakat Jawa. Tidak heran, jika kerbau adalah salah satu hewan yang disakralkan, sebagai contoh di kraton Surakarta, kebo menjadi cucuk lampah rombongan kirab 1 suro. Nama Kebo/Mahesa pada jaman kerajaan juga banyak dipakai oleh para Kesatria yang mana di pundaknya lah beban tegaknya pilar sebuah negara.

Meski terbilang dhapur keris lurus yang sederhana, Keris Kebo Lajer memiliki penggemar dan pecinta fanatiknya sendiri karena dipercaya dapat menjadi piandel, Kerbau adalah lambang akan ketangguhan dalam artian mampu untuk bekerja keras menjadi tulang punggung keluarga, dan penarik (Rejeki) juga bisa diartikan sebagai lambang kemakmuran.

Kemudian ada Pusaka di Keraton Mataram yang berdapur Kebo Lajer, yaitu Kanjeng Kiai Ageng Mahesa Nular, merupakan pusaka persembahan Kiai Mandureja kepada Nyai Mas Ageng Danureja I, isteri Sri Sultan Hamengku Buwono IV. Kemudian ada Kanjeng Kiai Mahesa Gendari, semula milik Adipati Danurejo yang bergelar KPH Kusumoyudo. Kemudian diserahkan ke Kraton pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono V.

Jual Keris Berkhodam Bertuah Ampuh Sepuh Kuno

29 August , 2019 , Kategori : Uncategorized
Jual Keris Berkhodam Bertuah Ampuh Sepuh Kuno

Jual Keris Berkhodam Bertuah Ampuh Sepuh Kuno... baca selengkapnya

5 Keris Legendaris Paling Banyak Dicari

21 August , 2019 , Kategori : Uncategorized
5 Keris Legendaris Paling Banyak Dicari

5 Keris Legendaris Paling Banyak Dicari.... baca selengkapnya

3 Jenis Keris Yang Memiliki Tuah Penarik Rejeki

19 August , 2019 , Kategori : Uncategorized
3 Jenis Keris Yang Memiliki Tuah Penarik Rejeki

3 Jenis Keris Yang Memiliki Tuah Penarik Rejeki 1. Keris Pamor Udan Mas Sejatinya, pamor udan mas merupakan pamor rekan (rekaan/ sengaja dibuat). Motif ini dibuat lewat teknik mlumah, dengan dasar pamor beras utah. Terkadang dalam proses pembuatan keris... baca selengkapnya

3 Keris Pusaka Yang Wajib Dimiliki Orang Jawa

19 August , 2019 , Kategori : Uncategorized
3 Keris Pusaka Yang Wajib Dimiliki Orang Jawa

3 Keris Pusaka Yang Wajib Dimiliki Orang Jawa Keris Bagi Orang Jawa Keris merupakan senjata pusaka dalam budaya Jawa yang sudah digunakan sejak lebih 600 tahun yang lalu. Senjata keris ini diyakini berasal dari Pulau Jawa sekitar abad ke-9... baca selengkapnya

Ramalan Zodiak Minggu Ini 2017

5 December , 2017 , Kategori : Keilmuan
Ramalan Zodiak Minggu Ini 2017

Ramalan Zodiak Minggu Ini 2017 Ramalan Zodiak Hari Ini ARIES Umum Jangan abaikan cuaca jika tak ingin gampang sakit. Keluarga memberi banyak kebebasan bukan berarti kamu bisa sembarangan. Bijaklah mengambil keputusan. Love Single: Tak ada yang bisa mengganggu kenyamananmu.... baca selengkapnya